Gading    |    Serpong    |    Kebayoran    |    Chinatown    |   Puri    |    Pluit Kapuk    |    CitraPalem    |    Bekasi    |    Cibubur    |   Sunter    |    Depok    |    Bogor

Didanai Bank Dunia, Danau Sunter Dikeruk

sunter-danau.2_

Danau Sunter menjadi satu dari 13 sungai di Jakarta yang akan dikeruk Dinas PU Tata Air Jakarta.Rencananya proyek pengerukan sungai yang mendapat bantuan dana dari Bank dunia itu akan dilaksanakan pada tahun 2013.

Menurut Kepala Sudin PU Tata Air Jakarta Utara, Sisca Hermawati, pengerukan 13 sungai, termasuk Danau Sunter, dilakukan dalam upaya pengendalian banjir. Danau Sunter merupakan daerah resapan air untuk wilayah Jakarta Utara.

Dijelaskan, pengerukan Danau Sunter dilakukan pada semua sisi yakni sisi selatan, barat, dan timur. Namun pihaknya belum mengetahui berapa besar anggaran pengerukan danau tersebut. “Kami belum bisa memprediksi berapa biaya yang dibutuhkan untuk mengeruk. Kami masih harus melihat berapa endapan lumpur dasar danau,” tutur Sisca.

Selain pengerukan, Pemprov DKI Jakarta juga akan menata kawasan Danau Sunter. “Kawasan itu direnov, termasuk menertibkan dan menata bangunan-bangunan di sekitar danau,” tambahnya.

Sementara Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) DKI Jakarta, Ratiyono mengatakan, Danau Sunter memang menjadi prioritas Pemprov DKI Jakarta sebagai sarana olahraga dayung dan ski air. Termasuk pembuatan turap di pinggir danau agar terhindar dari erosi.

“Nanti Danau Sunter akan dilengkapi dengan beberapa fasilitas agar menjadi venue ski air dan dayung bertaraf internasional. Jangan buang limbah ke danau, agar ke depan venue ski air dan dayung ini tetap bersih dan nyaman untuk latihan. Rencananya tahun 2013 akan dibangun, dan tahun 2016 sudah rampung dan rapih, sehingga PON XIX berikutnya di DKI Jakarta venue dayung dan ski air sudah lebih baik dari sebelumnya,” ungkapnya.

Sementara itu, pelatih dayung DKI Jakarta, Qurrotul Ayun, menyambut pengerukan dan juga pembangunan venue untuk cabang olahraga dayung di Danau Sunter. Sebab, selama ini para atlet dayung DKI Jakarta latihan di Cipole, Karawang, KBT, dan laut Ancol yang membutuhkan waktu dan biaya yang cukup besar. “Kami sangat senang jika bisa memakai danau tersebut sepenuhnya untuk latihan. Karena dayung itu lebih baik latihan di danau daripada di laut. Apalagi bila danau ini bisa dibuat asrama dan jogging track yang tentunya membuat para atlet lebih bersemangat,” tandasnya. (gilang/why)

 

Leave a Comment

Powered by Mediatorium | design by Web Division PT.MKS