KIPRAH Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo yang serius menangani persoalan pekerja dan buruh di DKI Jakarta, mendapat apresiasi dari Komunitas Hubungan Industrial Buruh dan Pekerja. Apresiasi diberikan dalam bentuk penobatan sebagai Bapak Pekerja DKI Jakarta saat membuka Job Fair di Mal Artha Gading,Rabu (4/7) pagi.
Ketua Komunitas Hubungan Industrial Buruh dan Pekerja, Bismar mengatakan, penobatan itu diberikan karena Foke, begitu panggilan akrab Fauzi Bowo, telah menjalani sejumlah program yang berpihak kepada buruh dan pekerja. Program tersebut diantaranya, asuransi kecelakaan kerja, perlindungan PHK dan bantuan perlindungan hukum bagi para pekerja.
Program bantuan perlindungan hukum, contohnya, merupakan upaya pendampingan dari Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi dalam menyelesaikan persoalan hukum antara buruh pekerja dengan perusahaan.
Selain hal tersebut, keberhasilan Fauzi Bowo dalam meningkatkan Upah Minimum Regional (UMR) dianggap oleh komunitas ini menjadi catatan keberhasilan Fauzi Bowo dalam meningkatkan taraf hidup buruh dan pekerja.“Keberhasilan Fauzi Bowo yang dapat menaikkan tingkat hidup layak sebesar 102% dengan kenaikan UMR sebesar Rp 1,259,000/Bulan menjadi salah satu alasan kami untuk menobatkan beliau,” tuturnya.
Sementara itu, Fauzi Bowo merasa bangga sekaligus sebagai bentuk tanggung jawab tersendiri untuk terus meningkatkan kualitas hidup para pekerja. “Saya merasa bangga sekaligus memiliki tanggung jawab besar atas penobatan ini, dan saya akan bekerja keras bagi untuk para pekerja agar mendapatkan upah yang lebih baik lagi,” jelasnya.
Dalam acara tersebut, Fauzi Bowo juga menandatangani kesepakatan kerjasama dengan pihak asuransi Bumiputera Muda 1967 dalam menjamin asuransi para pekerja dan buruh di DKI Jakarta. (gilang/why)





