Gading    |    Serpong    |    Kebayoran    |    Chinatown    |   Puri    |    Pluit Kapuk    |    CitraPalem    |    Bekasi    |    Cibubur    |   Sunter    |    Depok    |    Bogor

Satu Kata, Mewujudkan Indonesia yang Lebih Baik

satu-kata-2-jan12

SEORANG pemimpin yang hebat harus memiliki keseimbangan otak kanan dan kiri”. Itulah yang diucapkan dan diyakini Alika Chandra, Direktur Komunitas Satu Kata. Menurutnya, untuk menjadi pribadi yang sukses, seseorang harus menyeimbangkan kedua sisi otaknya. Artinya, tak cukup hanya mengaktifkan otak kiri seperti mempelajari akademi, namun juga mengaktivasi otak kanan yang terkait dengan kesenian atau olahraga.

Berangkat dari keyakinan tersebut, Alika mendirikan Komunitas Satu Kata di tahun 2007 yang berlokasi di Sport Mall (kini Mahaka Square, red). Komunitas ini menyediakan after school program, yakni program-program di luar jam sekolah yang bermanfaat bagi keseimbangan otak. Bidang-bidang yang ditangani, Olah Jiwa & Rasa yakni program seni pertunjukkan (Performing Arts) dan sekarang sedang mengembangkan breakdance yang tengah menjadi trend. Olahraga, tersedia program olahraga taekwondo, wu shu dan wing chun kungfu aliran Yip Man. Olah Pikir, dengan program Catur. Dan dibawah pengawasan YPPAI (Yayasan Peduli Pendidikan Anak Indigo), melalui bidang-bidang tersebut di atas ikut berperan aktif melakukan pembinaan terhadap anak-anak Indigo pada sekolah Indigo.

“Saya ingin generasi-generasi penerus bangsa atau yang pernah bergabung dengan kami mendapat pengalaman hidup yang tidak terlupakan. Misalnya saja, mereka bisa berkesempatan berkompetisi dan merasakan menang-kalah. Hal ini bisa membentuk pribadi yang sportif,” ujar pria yang juga menjabat sebagai sekretaris Tae Kwondo Winners Club ini.

Sejak kali pertama didirikan hingga sekarang, sedikitnya ada 300 anggota yang pernah bergabung dengan komunitas ini. Mereka pun sempat menorehkan sejumlah karya dan prestasi yang membanggakan. Seperti gelaran pertunjukan ‘Merenda Hari Esok’, pentas ‘Pewarta Perdamaian’ di Monaco, juara I dalam kejuaraan tae kwondo Malaysia Open, dan sejumlah torehan prestasi lainnya. Jika tidak ada halangan, tahun depan mereka kembali mentas di mancanegara, tepatnya dalam gelaran the World Festival of Children Performing Art di Jepang. “Sesuai dengan filosofi nama komunitas ini, kami satu tujuan untuk menjadikan Indonesia lebih baik dan berprestasi,” pungkas pria yang juga salah satu budayawan teater peraih penghargaan Satya Lancana Wira Karya ini.

Leave a Comment

Powered by Mediatorium | design by Web Division PT.MKS